"Mohon Maaf Lahir dan Batin" merupakan frasa khas Indonesia yang sering diucapkan atau dituliskan saat bersilaturahmi dengan keluarga dan sahabat. Makna "maaf lahir" berarti memohon maaf atas aktivitas fisik yang kita lakukan pada orang lain baik dalam bentuk tindakan dan verbal. Sedangkan, "maaf batin" berarti memohon maaf atas akibat dari aktivitas fisik seperti perasaan kecewa, marah, angkuh, dll. Kita akan fokus membahas "maaf batin" dalam tulisan ini.
Menurut dr. Aisyah Dahlan, emosi atau perasaan memiliki tingkatan (level emosi). Saat kita memaafkan secara batiniah, berarti kita kemungkinan berada dalam tiga level yang berbeda yaitu menerima, damai, dan pencerahan.
Berbeda dengan tangga emosi dr. Aisah Dahlan, menurut Daniel Goleman, setiap emosi yang kita rasakan melalui "jalur/jalan" di dalam otak yang akan memerintahkan anggota tubuh kita untuk bertindak atau berkata. Jalur/jalan ini terbagi menjadi dua yaitu "jalan tinggi" dan "jalan rendah". Secara sederhana, level emosi apatis, sedih, takut, nafsu, marah, dan sombong melalui jalan rendah karena level emosi tersebut memicu otak bagian bawah yaitu batang otak (brain stem). Sedangkan, level emosi semangat, menerima, damai, dan pencerahan melalui jalan tinggi karena level emosi tersebut memicu otak bagian atas yaitu otak depan (frontal lobe).
Ketika kita memaafkan secara batiniah, maka emosi yang kita rasakan melalui jalan tinggi yang memicu otak bagian atas (200-1000 gelombang Hertz). Saat kita emosi yang kita rasakan melalui jalan tinggi, kita meningkatkan kemampuan membuat langkah strategis dan menciptakan jarak emosional yang protektif (Daniel Goleman).
Pada akhirnya, memberi maaf lahir dan maaf batin berarti mengaktifkan jalan tinggi dalam otak kita dan memicu aktivitas otak dalam gelombang yang tinggi. Semakin sering kita memaafkan, semakin baik untuk perkembangan otak kita.
Sumber:
Daniel Goleman. 2006. Social Intelligence. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
dr. Aisah Dahlan. 2020. The Power of Positive Feeling. https://www.youtube.com/watch?v=LrNsYfhyb3M
Komentar
Posting Komentar